Ia menjelaskan bahwa nilai-nilai santri seperti tawadhu, disiplin, dan keikhlasan merupakan karakter yang sangat dibutuhkan untuk menghadapi dunia yang semakin kompetitif. Dalam pandangannya, jika semangat itu terus dijaga, maka santri akan menjadi kekuatan moral dan intelektual yang berperan penting dalam membangun peradaban dunia yang berkeadilan.
🕌 Santri Bukan Hanya di Pesantren
Andi menegaskan, semangat santri tidak terbatas pada mereka yang tinggal di pesantren. Semua masyarakat yang menjunjung tinggi nilai kejujuran, kerja keras, dan cinta tanah air, juga bisa disebut memiliki jiwa santri.
“Santri adalah cerminan nilai-nilai luhur bangsa. Di era modern ini, santri dituntut tidak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga siap menghadapi tantangan global dengan tetap berpegang pada moral dan kejujuran,” ujarnya.
Ia menambahkan, santri modern harus berperan aktif di berbagai bidang — pendidikan, sosial, ekonomi, bahkan politik — tanpa kehilangan jati diri keislamannya. Dengan begitu, nilai-nilai pesantren dapat menjadi roh pembangunan yang menyejukkan dan menumbuhkan kedamaian di tengah masyarakat.
🇮🇩 Menjaga Moral Bangsa, Membangun Peradaban Dunia












