Kebakaran Sampah TPA Bandar Jaya Timur Teratasi dalam 2×24 Jam, Kadis DLH Apresiasi Dukungan Semua Pihak

Kebakaran Sampah TPA Bandar Jaya Timur Teratasi dalam 2×24 Jam, Kadis DLH Apresiasi Dukungan Semua Pihak

Bantuan tersebut melibatkan Lurah Bandar Jaya Timur, RS Harapan Bunda, RS Mitra Mulia Husada, Puskesmas Bandar Jaya, Camat Terbanggi Besar, serta masyarakat.

Dukungan logistik dan pelayanan kesehatan menjadi bagian penting dalam menunjang kebutuhan personel yang terlibat selama proses penanganan kebakaran berlangsung.

Edi menilai, kontribusi setiap pihak memiliki arti penting dalam mendukung upaya bersama tersebut. Bantuan tidak hanya berupa armada dan peralatan, tetapi juga mencakup kebutuhan pendukung bagi petugas di lapangan.

“Bagi kami, semua bantuan yang diberikan sangat berarti. Ada yang membantu dengan armada pemadam, tangki air, alat berat, maupun logistik. Seluruhnya berkontribusi dalam mendukung penanganan kebakaran ini,” katanya.

Jadi Evaluasi untuk Penanganan Ke Depan

Penanganan kebakaran dalam waktu 2 x 24 jam tersebut menjadi momentum evaluasi bagi pengelolaan TPA, khususnya terkait kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran sampah.

Menurut Edi, pengalaman tersebut memperlihatkan pentingnya koordinasi lintas instansi serta kesiapan sarana dan prasarana dalam menghadapi kondisi darurat di lingkungan tempat pembuangan akhir.

Ia berharap semangat kebersamaan yang telah ditunjukkan seluruh pihak dapat terus dipertahankan, tidak hanya saat terjadi kebakaran, tetapi juga dalam mendukung pengelolaan sampah dan menjaga lingkungan di Kabupaten Lampung Tengah.

“Ke depan, koordinasi dan kesiapsiagaan harus terus kita perkuat. Kami berharap dukungan dan kepedulian semua pihak terhadap pengelolaan sampah dan lingkungan dapat terus terjaga, sehingga kejadian serupa bisa kita antisipasi dengan lebih baik,” tutupnya.

Keberhasilan penanganan kebakaran di TPA Bandar Jaya Timur dalam waktu 2 x 24 jam menjadi gambaran bahwa kerja sama lintas sektor memiliki peran penting dalam menghadapi persoalan lingkungan. Dukungan pemerintah, TNI-Polri, perusahaan, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi bagian dari upaya bersama dalam menangani kondisi darurat tersebut. (Edi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!