Armada tersebut berasal dari Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Lampung Tengah, Pemerintah Provinsi Lampung, Kabupaten Lampung Selatan, Kabupaten Pesawaran, Kabupaten Tulang Bawang, Kota Metro, Kota Bandar Lampung, TNI Angkatan Udara, TNI Angkatan Darat, Satuan Brimob Kabupaten Lampung Tengah, Great Giant Food (GGF), serta Gunung Madu Plantation.
Keterlibatan armada dari sejumlah daerah tersebut menunjukkan adanya dukungan lintas wilayah dalam upaya mengatasi kebakaran sampah di TPA Bandar Jaya Timur.
Selain armada pemadam, dukungan juga datang melalui penyediaan tangki air untuk menunjang proses pemadaman dan penanganan di lokasi.
Pasokan Air dan Alat Berat Turut Mendukung
Dalam penanganan tersebut, sejumlah instansi dan perusahaan turut mengerahkan delapan unit tangki air.
Dukungan berasal dari BPBD Lampung Tengah, Great Giant Food (GGF), Tunas Baru Lampung, PKP2CK Lampung Tengah, BPBPK Provinsi Lampung, IKEA, Water Canon Lampung Tengah, serta Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Lampung Tengah.
Pasokan air menjadi salah satu kebutuhan penting dalam mendukung proses pemadaman di area tumpukan sampah yang terbakar.
Tidak hanya itu, tiga unit excavator juga dikerahkan untuk membantu penanganan di lokasi.
Alat berat tersebut terdiri dari satu unit excavator PC 200 milik TPA Bandar Jaya Timur, satu unit PC 75 dari Pemerintah Provinsi Lampung, serta satu unit PC 200 dari Dinas BMBK Kabupaten Lampung Tengah.
Penggunaan alat berat membantu proses penanganan tumpukan sampah di area terdampak sehingga petugas dapat melakukan pekerjaan sesuai kebutuhan di lapangan.
Dukungan Logistik dari Tenaga Kesehatan hingga Masyarakat
Di luar kebutuhan pemadaman dan peralatan, dukungan logistik turut diberikan oleh berbagai pihak.












