Dari hasil penanganan cepat di lapangan, 10 siswa telah dipulangkan karena kondisinya membaik. Sementara 5 siswa dirawat di RS A. Yani Metro, 5 di RS Azizah Metro, dan 1 siswa di RS Mardi Waluyo Metro.
Sebagai langkah tegas, dr. Josi menyebut SPPG yang sedang dalam penyelidikan telah ditutup sementara hingga hasil laboratorium keluar. Ia menegaskan, Dinas Kesehatan tidak akan menoleransi pelanggaran terhadap standar kebersihan dan keamanan pangan.
“Langkah ke depan, seluruh SPPG wajib melakukan pemeriksaan ulang kualitas air, uji bakteriologis, serta memastikan semua tenaga kerja menjalani tes kesehatan dan bebas penyakit menular,” ujarnya.












