“Permasalahan yang terjadi di Kecamatan Seputihagung harus segera diselesaikan supaya tidak menghambat program pemerintah. Karena itu dilakukan voting pemilihan K3S,” ujar sumber tersebut menirukan penyampaian Minak Halim.
Selanjutnya, para kepala sekolah diminta mengikuti pemungutan suara secara sederhana dengan menuliskan nama calon pada secarik kertas yang dibagikan panitia. Dalam proses itu muncul dua nama calon, yakni Muhlizon yang diusulkan Minak Halim dan Lusi Marsiska yang diusulkan Sri Murni.
Dari hasil penghitungan suara, Muhlizon memperoleh dukungan 18 suara, sedangkan Lusi Marsiska mendapatkan 5 suara dari total 23 kepala sekolah yang hadir.












