Dalam pemberitaan sebelumnya, DLH Lampung Tengah diketahui turun langsung ke lapangan guna menelusuri dugaan limbah yang dilaporkan masyarakat melalui LSM BASMI.
Namun demikian, menurut Abdul Razak, langkah awal tersebut dinilai belum cukup tanpa adanya kejelasan hasil maupun tindak lanjut yang transparan kepada publik.
“Kami mengapresiasi langkah cepat DLH yang sudah turun ke lapangan, tapi kami juga butuh kejelasan hasilnya seperti apa. Jangan sampai laporan masyarakat menggantung tanpa kepastian,” lanjutnya.
LSM BASMI juga menegaskan bahwa laporan tersebut bukan semata-mata kepentingan lembaga, melainkan bentuk kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar yang terdampak.












