LAMPUNG TENGAH – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Tengah memastikan kesiapsiagaan penuh menghadapi musim penghujan tahun 2025. Sejumlah langkah antisipasi dilakukan, mulai dari koordinasi lintas instansi hingga kesiapan logistik dan personel siaga.
Plt Kepala BPBD Lampung Tengah, Ricky Augusta, mengatakan pihaknya telah memperkuat koordinasi dengan instansi terkait seperti TNI, Polri, dan perangkat daerah. Langkah ini dilakukan melalui apel siaga tanggap bencana serta antisipasi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang.
“Kami sudah menyiapkan langkah antisipasi sejak dini. Salah satunya mengimbau masyarakat di bantaran sungai agar tetap waspada, rutin membersihkan saluran air, dan tidak membuang sampah sembarangan,” ujar Ricky saat diwawancarai media ini, Senin (10/11/2025).
Berdasarkan hasil pemetaan BPBD, terdapat tujuh kecamatan di Lampung Tengah yang termasuk dalam zona rawan bencana pada musim hujan tahun ini, yaitu:
Bekri, Sendang Agung, Pubian, Bandar Surabaya, Way Pengubuan, Bumi Ratu Nuban, dan Terbanggi Besar.
BPBD juga telah memperbarui dokumen Kajian Risiko Bencana 2025–2029 untuk memetakan wilayah dan titik rawan yang perlu diwaspadai.










