LPA Lampung Tengah Ajak Santri Ponpes Riyadlatul Ulum Jadi Generasi Aswaja Anti-Bullying

LPA Lampung Tengah Ajak Santri Ponpes Riyadlatul Ulum Jadi Generasi Aswaja Anti-Bullying

Lampung Timur — Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Lampung Tengah diundang menjadi narasumber utama dalam kegiatan Sosialisasi Anti-Bullying bertema “Generasi Aswaja, Anti-Bullying dan Anti-Perundungan” yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Riyadlatul Ulum, Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur, Rabu malam (29/10/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 600 santriwan dan santriwati, serta seluruh ustaz, ustazah, dewan guru, dan pengasuh pondok pesantren. Tujuan kegiatan ini adalah menanamkan kesadaran di kalangan santri agar menolak segala bentuk perundungan (bullying) dan membangun lingkungan pendidikan yang ramah anak.

Ketua LPA Lampung Tengah, Eko Yuwono, hadir sebagai pemateri dan memberikan penjelasan mendalam mengenai bentuk-bentuk bullying, dampak sosial serta psikologisnya, hingga konsekuensi hukum yang mengikat bagi pelaku.

Dalam sesi wawancara usai kegiatan, Eko menjelaskan bahwa sosialisasi ini menjadi bagian dari komitmen LPA untuk terus menyebarkan edukasi tentang perlindungan anak, terutama di lingkungan pesantren.

“Kami sangat mengapresiasi undangan dari Ponpes Riyadlatul Ulum. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk menanamkan kesadaran kepada para santri tentang bahaya bullying,” kata Eko.

Ia menegaskan bahwa banyak anak muda yang belum memahami bahwa tindakan mengejek, mempermalukan, atau mengucilkan teman termasuk dalam kategori bullying.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!