Dugaan Jual Beli Seragam di Lamteng, Paman Bupati Akui Libatkan Sejumlah Nama

Dugaan Jual Beli Seragam di Lamteng, Paman Bupati Akui Libatkan Sejumlah Nama

Dinas Pendidikan Lamteng Tegaskan Tidak Terlibat

Sementara berita sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan Lampung Tengah, Dr. Nur Rohman, SE., M.Sos.I, membantah keterlibatan dinas dalam pengadaan bahan seragam batik. Ia menegaskan bahwa pihaknya hanya berpedoman pada surat edaran Bupati tentang larangan praktik jual beli seragam sekolah.

“Kalau ada yang mengatasnamakan pejabat atau pimpinan untuk memuluskan praktik itu, saya pastikan tidak benar. Surat edaran itu justru dibuat karena ada keluhan dari bawah,” tegasnya saat dihubungi melalui telepon.

Nur Rohman mengingatkan, sekolah tidak boleh memaksa siswa membeli seragam tertentu atau melakukan kerja sama dengan pihak luar yang berpotensi menimbulkan keuntungan pribadi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya maupun pihak-pihak lain yang disebutkan Sr dalam keterangannya. (Tim Redaksi).

 

Baca juga: Dugaan Jual Beli Seragam Batik Sekolah di Lampung Tengah, Disebut Libatkan Paman Bupati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!