Lampung Tengah – Polemik pencantuman nilai anggaran pada papan informasi proyek sekolah kembali mencuat setelah ditemukan adanya perbedaan antara total dana yang dialokasikan dengan nilai yang ditampilkan.
Dalam salah satu kegiatan pembangunan sekolah di Lampung Tengah, total dana yang dianggarkan mencapai Rp108,5 juta. Namun, pada papan informasi proyek hanya tercantum Rp99,5 juta, yang disebut sebagai biaya fisik pembangunan. Sisa dana sekitar Rp9 juta digunakan untuk pengawas, perencana gambar, serta administrasi.
Menurut penjelasan pihak pelaksana, langkah tersebut mengikuti arahan dalam pendampingan kejaksaan. Disebutkan bahwa sesuai hasil sosialisasi di Universitas Terbuka Seputih Agung, yang perlu dituliskan di papan proyek hanya nilai fisik, sementara komponen non-fisik cukup tercatat dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB).










