Lampung Tengah — Pelapor dugaan praktik fee rujukan dan manipulasi klaim BPJS fiktif di Rumah Sakit Mitra Mulia Husada (RS MMH), Bandarjaya, Lampung Tengah, mendesak pihak BPJS Kesehatan segera memberikan hasil investigasi atas laporan resmi yang telah disampaikan.
Menurut pelapor, laporan yang dilayangkan pada 28 November 2025 hingga kini, Jumat (17/4/2026), belum menunjukkan hasil yang jelas.
Meski BPJS mengaku telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan mengumpulkan seluruh fasilitas kesehatan (faskes) di Lampung Tengah, pelapor menilai langkah tersebut tidak membahas substansi utama, yakni dugaan fee rujukan dan klaim BPJS fiktif.
“Saya sudah menunggu lima bulan terkait laporan ini, dan semua yang saya sampaikan adalah fakta yang bisa dibuktikan. Ini bukan hal main-main. Saya berharap BPJS segera memberikan hasil, karena ini menyangkut potensi kerugian negara serta keresahan masyarakat, yang dapat berdampak pada objektivitas pelayanan kesehatan,” tegas pelapor yang meminta identitasnya dirahasiakan.










