Lampung Tengah – Dugaan praktik pemberian fee atau komisi kepada tenaga kesehatan untuk merujuk pasien ke rumah sakit Mitra Mulia Husada Lampung Tengah mencuat ke Publik. Seorang bidan praktik mandiri berinisial N mengaku menerima imbalan uang oleh pihak rumah sakit agar mengarahkan pasien untuk berobat dan dirawat di rumah sakit tersebut.
Kepada media, N mengungkapkan bahwa tawaran itu disampaikan langsung oleh petugas lapangan yang datang ke tempat praktiknya. Menurutnya, petugas tersebut secara aktif mendatangi bidan praktik mandiri dan klinik-klinik kesehatan untuk mencari rujukan pasien.
“Mereka datang langsung ke bidan-bidan dan klinik. Yang datang ke tempat saya salah satunya berinisial Mbak I. Mereka menawarkan apabila merujuk pasien ke rumah sakit tersebut akan mendapatkan fee,” ujar N, Kamis, (4/6/2026).
N menjelaskan, besaran fee yang ditawarkan mencapai Rp200 ribu untuk setiap pasien yang dirujuk dan menjalani perawatan. Bahkan, apabila tenaga kesehatan turut mengantarkan pasien ke rumah sakit, nominal yang diterima disebut lebih besar dengan alasan penggantian biaya transportasi atau bensin.












