Bantuan tersebut akan difokuskan pada perbaikan ruas jalan penghubung Candirejo hingga Dono Arum yang saat ini mengalami kerusakan cukup parah di beberapa titik, terutama akibat dampak bencana alam seperti penurunan badan jalan.
“Kita akan bantu pada titik-titik yang mengalami kerusakan parah, khususnya di lokasi rawan bencana. Untuk jalan yang kondisinya masih memungkinkan, akan dilakukan pengaspalan. Sementara untuk titik rawan, akan dilakukan pengecoran agar lebih kuat dan tahan lama,” jelasnya.
Lebih lanjut, Plt. Bupati menegaskan bahwa mekanisme pelaksanaan pembangunan tidak akan sepenuhnya berbasis proyek, melainkan tetap mengedepankan partisipasi aktif masyarakat melalui pola gotong royong, dengan tetap memperhatikan standar teknis (bestek) yang berlaku.
“Anggaran ini akan kita salurkan melalui kampung, namun pelaksanaannya bukan semata proyek, melainkan tetap mengedepankan semangat gotong royong masyarakat. Tenaga dari masyarakat, tetapi tetap sesuai dengan standar teknis agar hasilnya berkualitas,” tambahnya.












