LAMPUNG TENGAH – Polemik dugaan pencemaran lingkungan oleh PT Min Gook Indonesia kian memanas. Camat Terbanggi Besar menjadi sorotan setelah memilih bungkam saat dimintai tanggapan terkait pernyataan pihak perusahaan yang dinilai tidak berempati terhadap warga terdampak.
Sikap diam tersebut menuai kritik keras dari Ketua LSM Barisan Muda Indonesia (BASMI) Lampung Tengah, Abdul Razak. Ia menilai, sebagai pemangku wilayah, camat seharusnya hadir dan berpihak pada kepentingan masyarakat, bukan justru terkesan menghindar.
“Harusnya camat itu peka. Ini menyangkut masyarakat yang dirugikan. Jangan malah diam, seolah tidak ada masalah,” tegas Abdul Razak.
Razak juga mendesak Camat Terbanggi Besar untuk segera mengambil peran aktif dengan memfasilitasi penyelesaian antara warga dan pihak perusahaan, guna mencegah situasi yang berpotensi memicu konflik sosial.












