Serapan APBD Masih Rendah, Pernyataan Bupati Lampung Tengah Dipertanyakan

Serapan APBD Masih Rendah, Pernyataan Bupati Lampung Tengah Dipertanyakan
Caption : Bupati Ardito Wijaya saat diwawancarai awak media usai melaksanakan paripurna DPRD Kabupaten Lampung Tengah, Jumat (14/11).

Lampung Tengah — Data resmi Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan menunjukkan bahwa serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2025 masih berada pada level rendah, yakni sekitar 50,52% per 15 November 2025. Angka ini tercatat dari total belanja daerah sebesar Rp3,13 triliun yang baru terealisasi Rp1,58 triliun.

Temuan ini berbeda dengan pernyataan Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya, yang sebelumnya membantah rendahnya serapan anggaran ketika dikonfirmasi usai Paripurna di kantor DPRD setempat, Jumat (14/11/2025).

“Yang belum terserap yang mana? Makanya pastikan dulu,” kata Ardito.

Bupati Ardito menegaskan bahwa meski belum seluruh anggaran digunakan, pembangunan di Lampung Tengah dinilai lebih cepat dibandingkan daerah lain.

“Kalau ada anggaran kerja untuk masyarakat, anggaran perbaikan jalan, dan anggaran gaji, saya pastikan 100 persen sudah berjalan,” ujarnya.

Faktanya: Belanja Pegawai, Barang dan Jasa, hingga Belanja Modal Masih di Bawah 60%

Data DJPK Kemenkeu yang dapat diakses publik menunjukkan beberapa komponen belanja strategis masih rendah penyerapannya:

1. Belanja Pegawai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!