“Meskipun mobilisasi massa, pemberian maupun pembagian sembako dan politik uang yang dilakukan secara massif, namun penegakan hukum berupa tindakan yang dilakukan pihak terkait belum optimal,” kata dia.
Sementara itu Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Bandar Lampung, Oddy J Marsa mengapresiasi inisiasi yang digagas Koalisi Anak Muda Peduli Demokrasi.
Sebab menurutnya, dengan sayembara yang dilakukan akan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam konteks pengawasan.
“Terlebih Koalisi Anak Muda Peduli Demokrasi akan memberikan reward kepada masyarakat yang berani melaporkan dugaan pelanggaran khususnya mobilisasi massa, pemberian maupun pembagian sembako dan politik uang,” kata Oddy J Marsa.












