Lampung Tengah — Pihak SPBU Bumi Kencana memberikan klarifikasi terkait pemberitaan mengenai puluhan warga yang mendatangi SPBU setempat untuk meminta jatah solar dan memprotes dugaan pengecoran, sebagaimana dimuat salah satu media online.
Koordinator keamanan SPBU Bumi Kencana, Tono alias Tondil, menjelaskan bahwa kedatangan para sopir ke lokasi pada dasarnya dipicu oleh miskomunikasi terkait informasi pembukaan layanan solar, bukan aksi massa seperti yang tergambar dalam pemberitaan.
Menurut Tono, sebelumnya sejumlah sopir memang sudah dihubungi untuk datang dan mengantre pada pagi hari karena ada rencana pembukaan layanan pengisian solar subsidi. Namun saat para sopir tiba di lokasi, stok solar belum tersedia karena pasokan BBM belum datang.












