“Saya juga berharap Kapolda Lampung dapat membantu memperjelas proses akad tersebut. Selain itu, dua sertifikat milik saya hingga kini masih dikuasai oleh pihak bank,” tambahnya.
Sementara itu, pihak BRI Unit Antasari yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp belum memberikan keterangan resmi. Salah seorang karyawan menyampaikan bahwa pimpinan unit sedang tidak berada di tempat.
“Maaf Pak, ibu sedang tidak di tempat. Nanti pesan bapak akan saya sampaikan,” tulisnya.
Sebelumnya, Hasanudin juga sempat berkonsultasi dengan pihak Kejaksaan Negeri Bandar Lampung. Ia mengaku disarankan oleh Kasi Pidana Khusus untuk melaporkan permasalahan tersebut ke aparat kepolisian.
Kasus ini kini tengah menunggu proses tindak lanjut dari pihak kepolisian. (Aliman Oemar/Red)












