“Ponpes Darussaadah siap menjadi tempat islah. Kami menyediakan ruang seluas-luasnya untuk mempertemukan pihak-pihak yang berselisih. Yang terpenting adalah persatuan dan ketenangan NU,” ujarnya.
Ponpes Darussaadah menilai bahwa NU sebagai organisasi ulama harus kembali mengedepankan tradisi damai, menghindari polarisasi, dan fokus pada pelayanan umat.












