Ketua Komisi III Soroti Pengerjaan Jembatan Akhir Tahun di Bandar Surabaya

Ketua Komisi III Soroti Pengerjaan Jembatan Akhir Tahun di Bandar Surabaya

Namun hingga berita ini diturunkan, pesan yang dikirimkan awak media belum mendapat balasan, meskipun tanda aktivitas pada aplikasi menunjukkan akun yang bersangkutan dalam keadaan aktif. Kondisi ini menambah daftar pertanyaan publik terkait sejauh mana koordinasi antara pemerintah kampung, pihak pelaksana, dan OPD teknis dalam proyek tersebut.

Dedi berharap, ke depan setiap pekerjaan infrastruktur, khususnya yang berskala besar dan menyangkut keselamatan masyarakat seperti jembatan, benar-benar direncanakan dan dikerjakan secara matang. Mulai dari penentuan waktu pelaksanaan, sumber dan alur anggaran, hingga pengawasan di lapangan, agar hasil pembangunan dapat maksimal dan bertahan lama.

Ia juga mengingatkan bahwa jembatan di wilayah pedesaan, seperti di Gaya Baru 5 dan beberapa titik lain di Kecamatan Bandar Surabaya, merupakan akses vital bagi warga. Jembatan menjadi jalur utama aktivitas ekonomi, pendidikan, dan mobilitas harian masyarakat. Karena itu, setiap kelemahan dalam kualitas konstruksi bisa berdampak langsung pada keselamatan dan kenyamanan warga.

“Jangan sampai karena dikejar waktu akhir tahun, kualitasnya dikorbankan. Masyarakat berhak mendapatkan infrastruktur yang kuat, aman, dan sesuai dengan spesifikasi teknis,” pungkas Dedi. (Tim-Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!