“Kalau begini terus kami rugi. Waktu habis buat antre,” tegasnya.
Seorang sopir lainnya yang enggan disebutkan namanya turut mempertanyakan mengapa antrean solar di Lampung Tengah tidak kunjung terurai.
“Kok bisa antre terus begini? Apa pasokan untuk Lampung Tengah memang kurang?” ujarnya.
Menurutnya, beberapa minggu terakhir stok solar sering cepat habis sehingga semua sopir menumpuk di SPBU tertentu.










