“Benar, pemeriksaan dilakukan untuk melengkapi keterangan dalam penyidikan dugaan korupsi proyek SPAM,” kata Ricky seperti dikutip dari Rmollampung.id, Rabu (8/10/2025).
Hingga kini, penyidik masih terus mengumpulkan bukti dan keterangan dari berbagai pihak terkait untuk memastikan sejauh mana potensi pelanggaran hukum dalam pelaksanaan proyek tersebut. Kejati menegaskan akan menindaklanjuti kasus ini secara profesional sesuai hasil penyidikan di lapangan. (Red)












