Terindikasi Korupsi, Korsek Bawaslu Lamteng Tak Bisa Tunjukkan RKA

Terindikasi Korupsi, Korsek Bawaslu Lamteng Tak Bisa Tunjukkan RKA

Lampung Tengah — Sejumlah panitia pengawas kecamatan (Panwascam) Lampung Tengah, mempertanyakan anggaran yang diberikan secara tunai oleh bendahara koordinator kesekretariatan Bawaslu kabupaten setempat beberapa hari setelah Pemilu 2024 lalu.

Pasalnya, terdapat beberapa kejanggalan yang ditemukan setelah ditelusuri yaitu, terkait uang makan, transport dan uang harian pemungutan suara untuk pengawas TPS yang dicairkan dua hari setelah penghitungan suara (tungsura).

“Saat itu seingat kami, setelah penghitungan suara Pileg dan Pilpres, pencairan yang seharusnya melalui transfer rekening panwas kecamatan dan menarik di Bank BRI tetapi diberikan secara tunai, melalui bendahara Bawaslu,” ujar mereka.

Tak hanya, itu pencairan yang diberikan sebesar Rp280 ribu per PTPS, tidak dalam bentuk RKA, Hanya dalam bentuk rincian.

“Kami menduga ada beberapa item dari pencairan dihilangkan. Karena tidak ada RKA, sedangkan setelah tungsura, kami panwascam banyak kegiatan yang dilaksanakan. Sementara uang yang diberikan itu untuk masing-masing PTPS di kampung, bukan untuk kegiatan Panwascam,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!