“Kami ini PPPK paruh waktu cuma dapat gaji berapa sih mas. Kok gara-gara dapat NIP langsung dinonaktifkan begitu. Gimana kalau keluarga sakit tiba-tiba pas masuk rumah sakit ternyata sudah gak aktif,” keluhnya, Kamis (7/5/2026).
Ia mengatakan, kebijakan tersebut membuat banyak PPPK paruh waktu was-was. Sebab, sebagian besar dari mereka sebelumnya sangat bergantung pada bantuan PBI untuk kebutuhan berobat keluarga.
Menurutnya, status PPPK paruh waktu tidak bisa disamakan dengan ASN penuh waktu yang memiliki penghasilan tetap dan tunjangan lengkap. Ia berharap pemerintah daerah maupun pusat dapat memberikan solusi agar jaminan kesehatan bagi PPPK paruh waktu tetap terjamin.












