“Intelijen adalah mata dan telinga pimpinan. Saya berharap Kasi Intel yang baru dapat segera tancap gas melakukan deteksi dini terhadap potensi AGHT ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan serta mengawal proyek strategis daerah agar berjalan tepat sasaran,” tegasnya.
Komitmen Humanis dan Preventif
Menanggapi amanah tersebut, Median Suwardi menyatakan kesiapannya untuk segera bekerja dan bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan di Takalar.
“Hukum harus hadir dengan wajah humanis namun tetap tegas. Kami akan memperkuat upaya pencegahan dan penyuluhan hukum agar masyarakat serta aparatur pemerintah memahami aturan dan menjauhi pelanggaran,” ujarnya usai pelantikan.
Kembalinya Median Suwardi ke Sulawesi Selatan dengan bekal pengalaman lintas daerah menjadi harapan baru bagi penguatan fungsi intelijen Kejari Takalar. Di bawah kepemimpinannya, bidang intelijen diharapkan semakin responsif, transparan, dan berintegritas dalam menjaga marwah penegakan hukum.












