• Penguatan dokumentasi aset dan pemetaan lokasi kerja
Dinas juga mulai menyiapkan SOP baru terkait pengawasan kendaraan lapangan termasuk jadwal servis, kelengkapan operasional seperti APD, dan kebersihan mobil angkut.
Edi menyampaikan bahwa pihaknya ingin merubah pola kerja menjadi lebih terukur dan terdata sehingga pelayanan tidak bergantung pada laporan manual.
“Ke depan kita ingin semua armada tercatat, semua operator punya jadwal tetap, dan semua aktivitas pengangkutan bisa dipantau. Kalau sistem tertata, pelayanan akan lebih efektif,” ucapnya.
Ia berharap masyarakat dapat ikut membantu menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada waktu yang sudah ditentukan dan tidak menimbun sampah di pinggir jalan.
Sementara itu, beberapa operator yang ditemui usai kegiatan menyambut baik langkah DLH tersebut. Mereka berharap fasilitas kendaraan dapat terus diperhatikan sehingga tidak menghambat operasional di lapangan.
Dengan kesiapan ini, DLH Lampung Tengah menargetkan pelayanan kebersihan daerah tetap optimal sepanjang tahun, meskipun terdapat keterbatasan alokasi anggaran. (Edi)












