Lampung Tengah – Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Tengah memastikan telah bergerak cepat menindaklanjuti laporan dugaan keracunan makanan pada program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi di Kecamatan Kota Gajah. Berdasarkan pendataan sementara, sebanyak 100 siswa dari beberapa sekolah dilaporkan mengalami gejala keracunan dengan tingkat keparahan yang bervariasi.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Lampung Tengah, dr. Josi Harnos, MARS, mengatakan laporan pertama diterima pada Sabtu sore, dan pihaknya langsung berkoordinasi dengan Tim Gerak Cepat (TGC) dari Puskesmas Kota Gajah untuk melakukan penanganan awal.
“Begitu kami terima laporan sore itu, kami langsung bergerak malamnya. TGC bersama TNI, Polri, dan pihak puskesmas langsung melakukan inventarisasi pasien dan pemetaan lokasi fasilitas kesehatan yang menerima korban,” ujar Josi saat dimintai keterangan melalui telepon seluler, Minggu (5/10/2025).
Dari hasil pemantauan, para siswa yang terdampak dirawat di beberapa fasilitas kesehatan, mulai dari Puskesmas Kota Gajah, Klinik Mardiwaluyo, hingga RS Mardiwaluyo di Metro. Sebagian pasien dirawat jalan, sementara beberapa lainnya menjalani rawat inap.
“Alhamdulillah kondisi umumnya sudah membaik, hanya tersisa gejala ringan seperti sakit perut dan sakit kepala,” jelasnya.










