Tubaba — Malam yang seharusnya penuh kebahagiaan di hari pertama Lebaran 2026 berubah menjadi tragedi. Seorang warga Panaragan yang juga menjabat sebagai Ketua organisasi pers GWI Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) mengalami kecelakaan lalu lintas serius, Sabtu (21/3/2026) sekitar pukul 23.30 WIB, di ruas jalan Panaragan–Panaragan Jaya.
Kecelakaan tersebut diduga kuat dipicu oleh kondisi jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki.
“Tiga lubang besar di badan jalan tertutup genangan air akibat hujan deras, sehingga tidak terlihat oleh pengendara,” Ujar Yeni salah satu kerabat korban.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Lubang-lubang di badan jalan yang tertutup air menjadi jebakan berbahaya bagi pengendara.
“Korban pertama kali menghantam lubang awal hingga kehilangan kendali, kemudian kembali masuk ke lubang kedua yang lebih dalam hingga roda depan terjebak,” ungkapnya.
Akibatnya, korban terpental ke depan setelah roda belakang terangkat. Korban jatuh menghantam lubang ketiga, dengan bagian wajah dan bahu lebih dahulu membentur permukaan jalan sebelum terguling beberapa meter.
Suara benturan keras di tengah hujan membuat warga sekitar keluar rumah dan memberikan pertolongan. Korban kemudian dilarikan ke PONED Panaragan Jaya.












