Lima Puluh Kota – Ratusan warga bersama Pemerintahan Kenagarian Tanjung Balik dan pemuka adat menggelar aksi damai di kawasan hutan sekitar nagari mereka, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, Kamis (2/10/2025). Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap maraknya praktik illegal logging yang dinilai merusak hutan nagari.
Dalam aksi tersebut, masyarakat membawa poster berisi seruan dan harapan kepada pemerintah maupun aparat penegak hukum. Mereka memohon agar Kapolri, Bupati 50 Kota, Gubernur Sumbar, serta pejabat terkait turun tangan menghentikan pembalakan liar yang semakin meresahkan.












