Dalam sambutannya, Dewan Komisaris PT Petrokimia Gresik Luluk Nur Hamidah menegaskan komitmen perusahaan untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada petani dengan mendengarkan langsung berbagai persoalan yang mereka hadapi.
“Kami hadir untuk mendengar harapan dan masukan dari para petani. Komitmen Petrokimia Gresik adalah terus menjaga kualitas produk dan pelayanan guna mendukung ketahanan serta kedaulatan pangan nasional, khususnya di Kabupaten Lampung Timur,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Luluk juga memperkenalkan layanan Mobil Uji Tanah Gratis yang dimiliki PT Petrokimia Gresik. Layanan ini bertujuan membantu petani mengetahui kondisi unsur hara tanah sehingga penggunaan pupuk menjadi lebih tepat, efisien, dan sesuai kebutuhan tanaman.
“Dengan uji tanah, petani dapat mengetahui dosis pemupukan yang sesuai, tidak kurang maupun berlebihan. Kami berharap layanan ini dimanfaatkan secara berkala agar hasil pertanian semakin optimal,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa alokasi pupuk bersubsidi untuk Kabupaten Lampung Timur pada tahun 2026 mencapai 139.097 ton. Penyalurannya dilaksanakan berdasarkan prinsip 7 Tepat, yaitu tepat jenis, tepat jumlah, tepat harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), tepat tempat, tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran kepada petani yang berhak menerima.
Sementara itu, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan salah satu pilar utama pembangunan daerah sekaligus penopang perekonomian masyarakat.












