Ia menegaskan bahwa kaderisasi merupakan investasi jangka panjang bagi Partai Golkar. Oleh karena itu, pembinaan harus dilakukan secara terstruktur agar mampu menghasilkan kader yang berkualitas, berintegritas, dan siap mengemban amanah masyarakat.
Menurut Musa Ahmad, retret ini diharapkan dapat menjadi contoh sekaligus model pembinaan kader yang nantinya bisa diterapkan oleh DPD Partai Golkar di berbagai daerah di Indonesia.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Retret, Hi. Muhammad Maksum, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan telah disusun secara komprehensif. Peserta tidak hanya menerima materi di dalam ruangan, tetapi juga mengikuti berbagai kegiatan pembentukan karakter, penguatan ideologi, pelatihan kedisiplinan, kepemimpinan, serta membangun semangat kebersamaan antar kader.
“Retret ini bukan sekadar pelatihan biasa. Kami ingin membangun karakter kader yang disiplin, berintegritas, memiliki loyalitas terhadap partai, sekaligus memiliki kepedulian tinggi terhadap masyarakat. Harapannya, setelah mengikuti retret ini, lahir kader-kader Golkar yang siap menjadi pelayan masyarakat dan mampu menghadapi tantangan zaman,” kata Muhammad Maksum.












