Ia optimistis target tersebut dapat diwujudkan melalui kerja sama seluruh pemangku kepentingan demi membangun fondasi pendidikan yang maju, berkualitas, dan berkeadilan.
Sepanjang tahun 2026, Disdikbud Lampung Tengah juga mencatat sejumlah capaian yang menjadi kebanggaan daerah. Di antaranya meraih penghargaan The Most Adaptive Regional Program for Equitable Educational Access, sukses dalam program revitalisasi bahasa daerah, penguatan pendidikan nonformal melalui PKBM, memperoleh penilaian pelayanan yang baik dari Ombudsman RI Perwakilan Lampung, serta keberhasilan dalam pengelolaan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) tingkat nasional.
Menutup wawancara, Nur Rohman menyampaikan pesan khusus kepada seluruh pilar pendidikan di Kabupaten Lampung Tengah agar bersama-sama membangun ekosistem pendidikan yang maju, berkeadilan, dan berorientasi pada masa depan.
Kepada para kepala sekolah, ia meminta agar menjadi pemimpin yang visioner, transparan, dan akuntabel dalam mengelola satuan pendidikan, sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk perundungan.
Kepada para guru, ia mengajak untuk terus meningkatkan kompetensi, beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kurikulum, mengajar dengan hati, memahami karakter setiap peserta didik, serta menjadi teladan dalam integritas, kedisiplinan, dan pembentukan karakter.
Sementara kepada para orang tua, Nur Rohman mengajak untuk menjadi mitra sekolah dengan membangun komunikasi yang aktif bersama guru dan wali kelas. Orang tua juga diharapkan terus mendampingi anak belajar di rumah serta menanamkan nilai-nilai kehidupan yang selaras dengan pendidikan karakter di sekolah.












