Ia juga menyampaikan bahwa keputusan Muhammadiyah tersebut tetap berjalan meskipun pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) belum secara resmi mengumumkan penetapan 1 Syawal 1447 H.
Rakor tersebut turut dihadiri berbagai unsur, di antaranya Polres Lampung Tengah, organisasi masyarakat (ormas) Islam, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).
Rapat ini juga membahas pelaksanaan Idul Fitri yang tahun ini berdekatan bahkan berbarengan dengan perayaan Hari Raya Nyepi.
Dalam kesempatan tersebut, Eko mengimbau seluruh warga Muhammadiyah untuk tetap menjaga toleransi dan saling menghormati perbedaan, khususnya kepada umat Muslim yang kemungkinan masih menjalankan ibadah puasa.












