“Dengan adanya mobil pengangkut sampah ini, tentu sangat membantu kami. Jangkauan pelayanan bisa diperluas, pengambilan sampah dari masyarakat menjadi lebih rutin, dan aktivitas pengolahan bisa berjalan lebih cepat,” ungkapnya.
Dia juga berharap bantuan tersebut mampu meningkatkan partisipasi warga untuk aktif menabung sampah sekaligus membuka peluang ekonomi baru melalui pengelolaan limbah bernilai jual.
Keberadaan Bank Sampah Kartini sendiri selama ini telah menjadi motor penggerak perubahan di Desa Nibung, tidak hanya dalam menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga mengedukasi masyarakat mengenai pemilahan sampah, daur ulang, hingga pengembangan produk kreatif berbasis limbah.
Program CSR BRI Peduli ini pun menjadi bukti bahwa kolaborasi antara dunia usaha dan masyarakat mampu menghadirkan solusi nyata bagi persoalan lingkungan.
Dengan dukungan fasilitas operasional yang memadai, Bank Sampah Kartini diharapkan semakin berkembang sebagai model pengelolaan sampah terpadu berbasis pemberdayaan masyarakat di Lampung Timur.












