“Kami mendukung penuh kegiatan CFD dengan menghadirkan program tukar sampah menjadi jajanan dan suvenir. Kami menyiapkan sekitar 250 paket bagi masyarakat yang berpartisipasi,” ujarnya.
Selain itu, Edi menambahkan bahwa program ini terhubung dengan Mobilika (Mobil Literasi dan Sampah), inovasi DLH yang berkeliling ke sekolah-sekolah untuk mengajak siswa menukar sampah dengan buku bacaan.
“Untuk sementara Mobilika baru berjalan di dua kecamatan, yakni Terbanggi Besar dan Gunung Sugih. Ke depan akan kami perluas agar menjangkau lebih banyak sekolah dan masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Lampung Tengah, Febriyantoni, memberikan apresiasi atas kegiatan yang dinilai mampu menumbuhkan kesadaran warga terhadap kebersihan lingkungan.
“Kita sebagai warga masyarakat Lampung Tengah tentu diharapkan untuk sama-sama menjaga kebersihan lingkungan,” ujar Febriyantoni.











