“Uang itu diduga hasil pemotongan dari sejumlah proyek yang sedang berjalan,” ujar sumber yang enggan disebutkan namanya.
Selain Abdul Wahid, dua orang yang turut dibawa ke Gedung KPK adalah Tata Maulana dan Dani M. Nursalam, keduanya disebut merupakan kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan orang kepercayaan gubernur.
Mereka tiba di Gedung KPK sekitar pukul 10.00 WIB, menyusul Abdul Wahid yang lebih dulu datang dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Pemeriksaan terhadap ketiganya dilakukan tertutup di lantai dua Gedung Merah Putih KPK.
KPK menyatakan akan segera menentukan status hukum dari para pihak yang diamankan dalam waktu 1×24 jam setelah pemeriksaan.
“Besok (5/11) akan kami sampaikan secara resmi hasil dari kegiatan tangkap tangan ini,” kata Ali Fikri.












