Kabid Damkar dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Lampung Tengah, Eddy Ismail, S.Sos, yang memimpin langsung kegiatan tersebut, menegaskan pentingnya penerapan hasil simulasi agar dapat memberikan manfaat nyata ketika menghadapi situasi darurat.

“Dengan adanya simulasi dan sosialisasi ini, kami dari pihak Damkar berharap pada rekan-rekan rumah sakit, apa yang kami sampaikan, ilmu yang kami sampaikan — terutama kepada pihak keamanan — dapat dipraktikkan. Dan dapat disimak sehingga apabila ada suatu kejadian, kami berharap itu bisa dipraktikkan sebaik-baiknya,” ujar Eddy Ismail.
Menurut Eddy, rumah sakit termasuk area dengan tingkat risiko kebakaran tinggi, karena banyaknya penggunaan alat medis berbasis listrik dan bahan mudah terbakar. Oleh sebab itu, pelatihan seperti ini dinilai sangat penting dilakukan secara berkala agar seluruh petugas memahami langkah awal penanganan kebakaran sebelum bantuan Damkar tiba di lokasi.












