Menurutnya, Pekan Kebudayaan Daerah harus menjadi momentum bagi seluruh masyarakat Lampung Tengah untuk menjadikan budaya sebagai motor penggerak pembangunan, baik melalui sektor pendidikan, pariwisata, maupun ekonomi kreatif.
Ardito juga mengajak seluruh perangkat daerah dan dunia pendidikan untuk terus menggali potensi budaya lokal agar tidak hanya menjadi warisan, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan masyarakat.
Program GKMS: Pendidikan dan Budaya dalam Satu Gerakan
Pada kesempatan itu, Bupati Ardito sekaligus meluncurkan Program Gerakan Kebudayaan Masuk Sekolah (GKMS), sebuah inisiatif pemerintah daerah yang bertujuan memperkuat pendidikan karakter berbasis kearifan lokal.
Melalui GKMS, unsur budaya lokal akan diintegrasikan ke dalam kegiatan belajar di sekolah, seperti pengenalan alat musik tradisional, bahasa daerah, permainan rakyat, hingga nilai-nilai luhur masyarakat Lampung.
“Anak-anak kita harus tumbuh mengenal budayanya sendiri. Ketika mereka mencintai budaya lokal, mereka akan tumbuh dengan karakter yang kuat dan identitas yang jelas,” tambah Ardito.












