“Setelah kami lihat langsung, kondisi ini memang tidak pantas. Di area sekolah ada tempat singgah yang bercampur dengan aktivitas anak-anak. Ini harus segera dibenahi,” tegas Meri.
Pihaknya meminta sekolah dan yayasan agar segera membangun pembatas atau dinding pemisah yang tinggi dan kokoh antara area sekolah dan rumah singgah tersebut.
“Kami minta agar pihak sekolah segera membuat pemisah yang jelas dan aman, supaya aktivitas belajar-mengajar tidak terganggu,” lanjutnya.
Sementara itu, Kepala SMP IT Smart Insani, Iwan Hari Purnomo, S.Pd., menyampaikan bahwa pihak sekolah telah berkoordinasi dengan yayasan untuk segera menindaklanjuti hasil sidak tersebut.












