Eko menilai, beredarnya pesan berantai yang menyebut hasil uji laboratorium menunjukkan hasil negatif dan aman justru menimbulkan tanda tanya di publik.
“Kalau hasilnya negatif dan aman, maka perlu dijelaskan apa penyebabnya. Sebelum SPPG dibuka kembali, sebaiknya publik diberi pemahaman yang jelas agar orang tua siswa bisa tenang,” tegasnya.
Selain itu, Eko juga meminta perhatian lebih terhadap SPPG lain yang tersebar di wilayah Lampung Tengah. Ia menilai, sosialisasi dan pengawasan terhadap standar higienitas perlu diperketat, terutama dalam hal pengelolaan wadah makanan (ompreng).












