RSUD Ahmad Yani Metro menangani 16 pasien, 6 di antaranya masih menjalani observasi.
Klinik 22 Jadimulyo Barat Metro dan Klinik Yura Medika Totokaton juga turut membantu penanganan awal terhadap sejumlah santri.
Sementara puluhan santri lainnya menjalani perawatan dan observasi di lingkungan pondok pesantren di bawah pengawasan tenaga kesehatan Puskesmas Punggur.
“Kami juga sudah mengambil sampel makanan untuk diperiksa di laboratorium dan sedang memastikan penyebab pasti kejadian ini. Saat ini kondisi santri yang dirawat dilaporkan mulai membaik,” tambah dr. Josi.
Dinas Kesehatan memastikan dapur yang digunakan oleh pondok berbeda dengan kasus sebelumnya, sehingga penyelidikan difokuskan pada bahan dan proses pengolahan makanan.












