“Lomba kue legit ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga upaya menjaga kearifan lokal sekaligus memperkuat identitas kuliner Lampung Timur,” ungkapnya.
Bing Tam berharap ke depan Pasar Karetan, yang rencananya akan digelar rutin dua minggu sekali, dapat menjadi ikon wisata belanja baru sekaligus penggerak ekonomi masyarakat Lampung Timur.
“Semoga kedepan ekonomi masyarakat Lampung Timur semakin baik dan makmur,” ujar Bung Tam.
Lomba kuliner tersebut diikuti 34 peserta dari berbagai kecamatan dan masyarakat umum. Para peserta dinilai berdasarkan cita rasa, tampilan, serta keaslian resep.












