Lampung Tengah — Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Lampung Tengah kembali mencatat capaian penting. Sebanyak 712 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) resmi diwisuda atau tergraduasi mandiri, menandai peningkatan kemampuan ekonomi warga serta efektivitas program bantuan sosial pemerintah.
Wisuda akbar ini berlangsung pada peringatan Hari Lahir Pasar PKH 2025 di Kampung Terbanggi Besar, dan dihadiri langsung oleh Gubernur Lampung, Wakil Gubernur Lampung, serta Bupati Lampung Tengah.
Kepala Dinas Sosial Lampung Tengah, Ari Nugraha Mukti, menjelaskan bahwa graduasi merupakan tanda keberhasilan KPM dalam mencapai kemandirian ekonomi sehingga tidak lagi layak menerima bantuan.
“Graduasi itu terjadi karena mereka telah mampu mandiri secara ekonomi. Ada peningkatan status ekonomi keluarga sehingga tidak lagi bergantung pada bantuan PKH,” ujar Ari.
Menurutnya, graduasi PKH sebenarnya merupakan proses rutin yang berlangsung sepanjang tahun dan difasilitasi oleh 234 SDM pendamping PKH Kemensos RI.
“Prosesnya bisa melalui pengusulan surat pernyataan mandiri atau melalui musyawarah kampung. Jadi sebenarnya setiap bulan ada KPM yang keluar,” jelasnya.
Ari menyebut proses graduasi PKH bersifat dinamis, karena setiap tahun selalu ada KPM yang lulus dan juga KPM baru yang masuk sesuai kelayakan.












