Camat Punggur, Hasan Basri, S.E., membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyebut langkah penanganan telah dilakukan bersama pihak terkait untuk memastikan kondisi para santri tertangani dengan baik.
“Malam ini kami membenarkan bahwa telah terjadi insiden diduga keracunan makanan yang menimpa 29 anak sekolah Pondok Pesantren Baitun Nur setelah mengonsumsi makanan bergizi gratis yang disediakan oleh pihak Dapur MBG Punggur. Saat ini kami telah bekerja sama dengan Dinas Kesehatan untuk memberikan pertolongan kepada para korban. Beberapa anak telah dibawa ke rumah sakit, dan sebagian dirawat di pondok pesantren untuk penanganan awal,” ujar Camat Hasan Basri, dikutip dari Lamtengpost.com.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Lampung Tengah, dr. Josi Harnos, menyampaikan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan investigasi lapangan untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.










