Ia menambahkan, setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, dua siswa lain dari sekolah berbeda juga mengalami keluhan serupa.
“Satu dari MA Ma’arif Kota Gajah dan satu lagi dari wilayah Seputih Raman. Ketiganya kami rawat karena gejalanya cukup berat,” katanya.
Menurut dr. Bayu, saat ini pihaknya masih menelusuri sumber pasti penyebab keluhan tersebut. Puskesmas berencana mengambil sampel makanan dari dapur penyedia MBG di Kota Gajah untuk dilakukan uji laboratorium.












