Ia menjelaskan, Lampung saat ini memiliki lebih dari 1 juta lansia atau sekitar 11,35 persen dari total penduduk. Dengan tren peningkatan populasi tersebut, pemerintah perlu menyiapkan sistem yang mampu menjawab persoalan kesehatan, kesepian, hingga keterbatasan produktivitas. “Dengan SIDAYA, lansia di Pesawaran diharapkan bisa menjadi subjek pembangunan, bukan sekadar penerima layanan,” tambahnya.
Di sisi lain, program GENTING diarahkan untuk mendampingi keluarga berisiko stunting, terutama ibu hamil, ibu menyusui, serta anak usia 0–23 bulan dari keluarga kurang sejahtera. Melalui skema Orang Tua Asuh (OTA), berbagai pihak dilibatkan untuk memberikan dukungan nutrisi, perbaikan sanitasi, hingga renovasi rumah tidak layak huni.
Intervensi awal GENTING di Pesawaran mencakup bantuan nutrisi selama enam bulan untuk 100 keluarga, renovasi jamban sehat bagi dua keluarga, serta bedah rumah untuk satu keluarga penerima manfaat. “Masih ada banyak keluarga yang membutuhkan pendampingan, sehingga kami berharap program ini bisa terus diperluas bersama mitra potensial lainnya,” ujar Soetriningsih.












