Janji Tak Ditepati, Ratusan Warga Tubaba–Lampura Siap Duduki PT SIT Tuntut Ganti Rugi Limbah.

Janji Tak Ditepati, Ratusan Warga Tubaba–Lampura Siap Duduki PT SIT Tuntut Ganti Rugi Limbah.
Perwakilan warga Tubaba dan Lampura menyerahkan berkas pemberitahuan aksi sebagai bentuk protes atas belum terealisasinya ganti rugi limbah oleh PT SIT.

TULANG BAWANG BARAT – Ketegangan antara warga dan pihak perusahaan kembali memuncak. Ratusan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Karta Tanjung Selamat, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), bersama warga Dusun V Bawang Sepulau, Desa Bumi Agung Marga, serta Desa Negeri Ujung Karang, Kabupaten Lampung Utara, bersiap menggelar aksi unjuk rasa terhadap PT Surya Intan Tapioka (SIT).

‎Aksi tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin, 6 April 2026. Massa bahkan menyatakan siap “menduduki” area perusahaan sebagai bentuk tekanan atas tuntutan yang hingga kini dinilai belum dipenuhi.

‎Langkah ini merupakan buntut dari kesepakatan antara masyarakat dan perusahaan terkait ganti rugi atas dampak limbah yang disebut telah mencemari lahan pertanian warga. Namun, hingga kini, realisasi dari kesepakatan tersebut belum juga dirasakan secara menyeluruh oleh masyarakat terdampak.

‎Perwakilan masyarakat Tubaba, Madi Usman, menjelaskan bahwa pada Selasa (31/03/2026), pihaknya telah mendatangi Polres Lampung Utara untuk menyampaikan surat pemberitahuan rencana aksi.

‎”Ratusan masyarakat akan menduduki perusahaan, karena kami merasa dipermainkan oleh pihak perusahaan. Mereka selalu berjanji, tapi tidak pernah ditepati sejak tahun 2025 hingga sekarang,” tegas Madi dengan nada kecewa.

‎Ia mengungkapkan, selain tuntutan ganti rugi terhadap tanaman padi yang rusak akibat limbah, perusahaan sebelumnya juga berkomitmen melakukan normalisasi aliran sungai yang terdampak pencemaran. Namun, pelaksanaan di lapangan dinilai berjalan setengah hati.

‎”Normalisasi hanya berjalan sekitar 50 persen, setelah itu tidak ada lagi pergerakan hingga saat ini,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!