Lampung Tengah–Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad gelar Apel Siaga Long Form (LF) Sensus Penduduk (SP) 2020 Kabupaten Lampung Tengah yang dipusatkan di Hotel BBC, Minggu 15 Mei 2022.

Dalam sambutannya, orang nomor satu di Kabupaten berjuluk Bumi Beguwai Jejamo Wawai ini mengatakan LF-SP 2020 penting dan urgen untuk segera dilakukan.

Menurutnya, kegiatan ini adalah momentum penyemangat bagi semua pihak dan sebagai sarana simbolis untuk menyatakan tanda kesiapan menyongsong dimulainya pelaksanaan SP 2020 lanjutan.

“Apel Siaga ini menjadi tanda bahwa Pemerintah Pusat, Daerah, dan semua pihak terkait mendukung sepenuhnya kegiatan SP 2020 lanjutan. Dan ini sangat penting serta urgen untuk segera dilaksanakan”kata Bupati.

BACA JUGA  Gawat, Satgas Penanganan Covid-19 Sidomulyo Laporkan Peningkatan Kasus

Bupati mengatakan, BPS membutuhkan data rinci kependudukan sebagai dasar hitung proyeksi penduduk yang lebih baik. Sebagai data penimbang yang akan digunakan sebagai dasar penghitungan estimasi berbagai survei yang dilaksanakan BPS ke depan.

Selain itu, ketersediaan data kependudukan yang lebih rinci terkait indikator fertilitas, indikator mortalitas, indikator migrasi, dan data indikator demografi lainnya sangat penting bagi penyusunan perencanaan dan evaluasi pembangunan khususnya pembangunan yang berdimensi kependudukan.

“Hasil pendataan di lapangan nantinya akan digunakan pada berbagai kebijakan pemerintah hingga sepuluh tahun ke depan. Kualitas data yang baik akan menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran sehingga menjadi tugas dan tanggung jawab bersama untuk dapat menghasilkan data kependudukan yang berkualitas dan terpercaya,”pungkasnya

BACA JUGA  Presiden Joko Widodo Hadiri Muktamar NU ke 34 di Lampung

Sementara dalam Laporannya Kepala BPS Lampung Tengah Tri Kuntjoro mengatakan Apel Siaga Sensus Penduduk 2020 biasa disebut SP2020 secara umum yang terbagi ke dalam dua tahapan yaitu pendataan penduduk dengan menggunakan kuesioner sederhana (short form) pada tahun 2020 dan kemudian dilanjutkan dengan pendataan menggunakan kuesioner yang lebih rinci (long form) yang dikenal juga dengan istilah SP2020 Lanjutan.

“SP2020 Lanjutan ini merupakan rangkaian kegiatan SP2020 yang seyogyanya dilaksanakan pada tahun 2021 akan tetapi tertunda, dan baru saat ini dapat diselenggarakan,”jelasnya.

Untuk diketahui, turut di hadiri dalam kegiatan ini Asisten dan Kepala Perangkat Daerah terkait. Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 298 Petugas berlangsung dari tanggal 7 Mei – 14 Mei 2022.(rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here